• Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum

    Etiam tincidunt lobortis massa et tincidunt. Vivamus commodo feugiat turpis, in pulvinar felis elementum vel. Vivamus mollis tempus odio, ac imperdiet enim adipiscing non. Nunc iaculis sapien at felis posuere at posuere massa pellentesque. Suspendisse a viverra tellus. Nam ut arcu et leo rutrum porttitor. Integer ut nulla eu magna adipiscing ornare. Vestibulum quis diam velit, vitae euismod ipsum? Quisque ...

  • Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin

    Proin ac leo eget nibh interdum egestas? Aliquam vel dolor vitae dui tempor sollicitudin! Integer sollicitudin, justo non posuere condimentum, mauris libero imperdiet urna, a porttitor metus lorem ac arcu. Curabitur sem nulla, rutrum ut elementum at, malesuada quis nisl. Suspendisse potenti. In rhoncus ipsum convallis mauris adipiscing aliquam. Etiam quis dolor sed orci vestibulum venenatis auctor non ligula. Nulla ...

  • Nam ullamcorper iaculis erat eget suscipit.

    Etiam ultrices felis sed ante tincidunt pharetra. Morbi sit amet orci at lorem tincidunt viverra. Donec varius posuere leo et iaculis. Pellentesque ultricies, ante at dignissim rutrum, nisi enim tempor leo, id iaculis sapien risus quis neque. Ut sed mauris sit amet eros tincidunt adipiscing eu vitae lectus. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos ...

Twitter

Tampilkan postingan dengan label Biology. Tampilkan semua postingan


Ketika orang bertanya, “Golongan darahnya apa?” Kemudian jawabannya bisa golongan darah A, B, AB atau O. Sebenarnya apa sih golongan darah dan perlunya kita mengetahui golongan darah kita?

Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dengan kata lain, golongan darah ditentukan oleh jumlah zat (kemudian disebut antigen) yang terkandung di dalam sel darah merah.

Ada dua jenis penggolongan darah yang paling penting, yaitu penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh). Selain sistem ABO dan Rh, masih ada lagi macam penggolongan darah lain yang ditentukan berdasarkan antigen yang terkandung dalam sel darah merah. Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai.

Salah satunya Diego positif yang ditemukan hanya pada orang Asia Selatan dan pribumi Amerika. Dari sistem MNS didapat golongan darah M, N dan MN yang berguna untuk tes kesuburan. Duffy negatif yang ditemukan di populasi Afrika. Sistem Lutherans mendeskripsikan satu set 21 antigen.

Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd, Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau Cartwright, XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx, Gerbich, Cromer, Knops, Indian, Ok, Raph dan JMH.


Sistem ABO

Karl Landsteiner, seorang ilmuwan asal Austria yang menemukan 3 dari 4 golongan darah dalam sistem ABO pada tahun 1900 dengan cara memeriksa golongan darah beberapa teman sekerjanya. Percobaan sederhana ini pun dilakukan dengan mereaksikan sel darah merah dengan serum dari para donor.
Hasilnya adalah dua macam reaksi (menjadi dasar antigen A dan B, dikenal dengan golongan darah A dan B) dan satu macam tanpa reaksi (tidak memiliki antigen, dikenal dengan golongan darah O). Kesimpulannya ada dua macam antigen A dan B di sel darah merah yang disebut golongan A dan B, atau sama sekali tidak ada reaksi yang disebut golongan O.
Kemudian Alfred Von Decastello dan Adriano Sturli yang masih kolega dari Landsteiner menemukan golongan darah AB pada tahun 1901. Pada golongan darah AB, kedua antigen A dan B ditemukan secara bersamaan pada sel darah merah sedangkan pada serum tidak ditemukan antibodi.

Dalam sistem ABO, golongan darah dibagi menjadi 4 golongan:
Golongan
Sel Darah Merah
Plasma
A
Antigen A
Antibodi A
B
Antigen B
Antibodi B
AB
Antigen A & B
Tidak ada antibodi
O
Tidak ada antigen
Antibodi Anti A & Anti B
Penyebaran golongan darah A, B, O dan AB bervariasi di dunia tergantung populasi atau ras. Salah satu pembelajaran menunjukkan distribusi golongan darah terhadap populasi yang berbeda-beda.

Tabel distribusi golongan darah
Populasi
O
A
B
AB
Suku pribumi Amerika Selatan
100%
-
-
-
Orang Vietnam
45.0%
21.4%
29.1%
4.5%
Suku Aborigin di Australia
44.4%
55.6%
-
-
Orang Jerman
42.8%
41.9%
11.0%
4.2%
Suku Bengalis
22.0%
24.0%
38.2%
15.7%
Suku Saami
18.2%
54.6%
4.8%
12.4%


Tabel pewarisan golongan darah kepada anak

Ibu/AyahOABAB
OOO, AO, BA, B
AO, AO, AO, A, B, ABA, B, AB
BO, BO,A,B,ABO,BA, B, AB
ABA, BA, B, ABA, B, ABA, B, AB



Rhesus Faktor
Rh atau Rhesus (juga biasa disebut Rhesus Faktor) pertama sekali ditemukan pada tahun 1940 oleh Landsteiner dan Weiner. Dinamakan rhesus karena dalam riset digunakan darah kera rhesus (Macaca mulatta), salah satu spesies kera yang paling banyak dijumpai di India dan Cina.
Pada sistem ABO, yang menentukan golongan darah adalah antigen A dan B, sedangkan pada Rh faktor, golongan darah ditentukan adalah antigen Rh (dikenal juga sebagai antigen D).
Jika hasil tes darah di laboratorium seseorang dinyatakan tidak memiliki antigen Rh, maka ia memiliki darah dengan Rh negatif (Rh-), sebaliknya bila ditemukan antigen Rh pada pemeriksaan, maka ia memiliki darah dengan Rh positif (Rh+).


Penting Untuk Transfusi
Transfusi darah adalah proses menyalurkan darah atau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah.
Singkatnya berdasarkan panduan dari apa yang telah dilakukan oleh Landsteiner, pada 1907 sejarah mencatat kesuksesan transfusi darah pertama yang dilakukan oleh Dr. Reuben Ottenberg di Mt. Sinai Hospital, New York.
Berkat keahlian Landsteiner pula banyak nyawa dapat diselamatkan dari kematian saat terjadi Perang Dunia I, dimana transfusi darah dalam skala lebih besar mulai dilakukan. Kemudian, Karl Landsteiner memperoleh penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi dan Kedokteran pada tahun 1930 untuk jasanya menemukan cara penggolongan darah ABO.
Dalam transfusi darah, kecocokan antara darah donor (penyumbang) dan resipien (penerima) adalah sangat penting. Darah donor dan resipien harus sesuai golongannya berdasarkan sistem ABO dan Rhesus faktor.
Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian. Hemolisis adalah penguraian sel darah merah dimana hemoglobin akan terpisah dari eritrosit.
Pemilik rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif. Jika dua jenis golongan darah ini saling bertemu, dipastikan akan terjadi perang. Sistem pertahanan tubuh resipien (penerima donor) akan menganggap rhesus dari donor itu sebagai benda asing yang perlu dilawan. Di dunia, pemilik darah rhesus negatif termasuk minoritas.

Tabel kecocokan golongan darah

Gol Darah Resipien
Donor harus
AB+
Golongan darah mana pun
AB-
O-
A-
B-
AB-
A+
O-
O+
A-
A+
A-
O-
A+
  
B+
O-
O+
B-
B+
B-
O-
B-
  
O+
O-
O+
  
O-
O-
   

Tabel kecocokan plasma

Resipien
Donor harus
AB
AB manapun
A
A atau AB manapun
B
B atau AB manapun
O
O, A, B atau AB manapun



Penting untuk Suami Istri
Selain hemolisis, ada kelainan genetik lain yang juga mengintai ibu (serta bayi yang tengah dikandung, bila kasus terjadi pada wanita atau ibu hamil). Terutama jika ibu berdarah rhesus negatif sedangkan suami berdarah rhesus positif. Masalah ini biasanya terjadi pada perkawinan antar bangsa.
Secara genetik, rhesus positif dominan terhadap rhesus negatif. Anak dari pasangan beda rhesus punya kemungkinan 50-100% berrhesus positif. Kemungkinan berrhesus negatif hanya 0-50%. Artinya rhesus si anak lebih mungkin berbeda dengan si ibu.
Jika tidak cepat ditangani, perbedaan rhesus antara calon bayi dengan ibu ini akan menimbulkan masalah. Lewat plasenta, rhesus darah janin akan masuk ke peredaran darah si ibu. Selanjutnya ini akan menyebabkan tubuh si ibu memproduksi antirhesus. Lewat plasenta juga, antirhesus ini akan melakukan serangan balik ke dalam peredaran darah si calon bayi. Sel-sel darah merah si calon bayi akan dihancurkan.
Pada kehamilan permata, antirhesus mungkin hanya akan menyebabkan si bayi lahir kuning (karena proses pemecahan sel darah merah menghasilkan bilirubin yang menyebabkan warna kuning pada kulit).
Tapi pada kehamilan kedua, problemnya bisa menjadi fatal jika anak kedua juga memiliki rhesus positif. Saat itu, kadar antirhesus ibu sedemikian tinggi, sehingga daya rusaknya terhadap sel darah merah bayi juga hebat. Ini bisa menyebabkan janin mengalami keguguran.
Jika sebelum hamil si ibu sudah mengetahui rhesus darahnya, masalah keguguran ini bisa dihindari. Sesudah melahirkan anak pertama, dan selama kehamilan berikutnya, dokter akan memberikan obat khusus untuk menetralkan antirhesus darah si ibu. Dengan terapi ini, anak kedua bisa diselamatkan.
Untuk alasan tersebut maka dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital health checkup) dan bagi ibu yang ingin memiliki bayi dan atau yang telah dinyatakan positif hamil untuk segera memeriksa kesehatannya.
Namun, satu masalah yang tersisa adalah test laboratorium saat ini belum memungkinkan untuk melihat perbedaan dengan lebih jelas antara genotip (Rh+/Rh-) dan (Rh+/Rh+), karena keduanya menghasilkan Rhesus faktor yang sama yaitu Rh+.
Jadi, sudah tahu kan, bahwa golongan darah itu sangat penting untuk diketahui dan berguna untuk kehidupan. Ketahui golongan darah anda sekarang juga.

Sumber: www.medicastore.com 


 Belakangan ini fenomena perubahan iklim telah menjadi topik utama pembicaraan tidak hanya dikalangan ilmuwan tapi juga hingga masyarakat luas.
Mulai dari musim dingin yang ekstrim di benua Eropa hingga arus dingin di wilayah Pasifik Tengah yang tak sedikit membawa efek terhadap sistem perekonomian masyarakat di pantai barat Amerika Selatan ini.
Beberapa minggu yang lalu berdasarkan laporan dari berbagai media yang dirilis di Eropa telah menyebutkan korban jiwa sekitar 40 orang terutama di Polandia dan wilayah Pegunungan Siberia. Hal ini disebabkan karena selain turunnya badai salju yang jauh lebih awal dari tahun sebelumnya, penurunan suhu udara pun terjadi begitu ekstrim hingga mencapai angka yang tidak tanggung-tanggung hingga 55°C di bawah titik nol (di pegunungan Siberia).
Ternyata anomali cuaca ini tidak hanya terjadi di wilayah Eropa, tapi juga wilayah Asia Pasifik dan Amerika Latin khususnya sekitar Pasifik Tropis pun ditimpa bencana yang tak kalah menelan kerugian ekonomi yang tidak sedikit bagi masyarakat setempat. Adapun fenomena penyimpangan iklim tersebut adalah, apa yang disebut dengan El Niño dan La Niña.
Sebelum membahas lebih jauh tentang dua fenomena ini maka sebaiknya perlu diketahui kondisi arah angin sebenarnya yang terjadi di wilayah ini pada situasi normal. Biasanya,  Angin Pasat Tenggara (APT) bertiup ke arah ekuator di subtropis Samudera Pasifik bagian Selatan. Kekuatan APT ini sangat tergantung pada beda tekanan udara permukaan laut antara Indonesia (tekanan rendah) yang diwakili oleh Darwin dan tekanan udara di Pasifik Selatan (tekanan tinggi) yang diwakili oleh Tahiti. Perbedaan inilah yang disebut dengan Southern Oscillation Index (SOI).
Pada kondisi normal dimana SOI naik, maka akan terjadi dua hal, yang pertama adalah di pantai Peru. Akibat APT yang bertiup ke ekuator, transpor di lapisan Ekman akan menjauhi pantai, kekosongan ini akan diisi oleh massa air dalam yang dikenal denganupwelling. Sedangkan hal ke dua, di tropis Pasifik APT mendorong massa air ke arah tropik barat Pasifik lewat Arus Katulistiwa selatan. Ini menyebabkan terjadinya akumulasi massa air di tropik barat Pasifik dan karena di tropis massa air mengalami pemanasan sehingga suhu permukaan menjadi tinggi dan dikenal dengan warm pool.
Akibat dorongan dari APT, paras laut di tropik barat Pasifik menjadi lebih tinggi dari tropis timur Pasifik dan lapisan termocline di barat lebih tebal dari di timur. Selain itu massa air di tropik barat menghangat dan mengakibatkna terjadinya penguapan. Hal ini mengakibatkan tekanan udara rendah dan humiditas naik, massa udara naik ke atmosfer dan di sana terjadi Walker Sirculation. Pada akhirnya terjadilah hujan di Indonesia dan daerah tropis bagian barat lainnya.
Sebelum terjadi ElNiño, maka terjadi keadaan yang tidak normal dimana diawali dengan APT yang sangat kuat, Oleh karena itu Arus Khatulistiwa Selatan pun makin kuat karena menguatnya Gyre Subtropikal yang menyebabkan lereng muka laut semakin menurun ke arah timur akibat akumulasi di tropis barat. Anomali berlanjut dengan melemahnya APT sehingga gesekan angin memperthankan paras laut yang tinggi di barat menghilang. Akibatnya massa air hangat dari tropis barat mengalir ke timur dalam bentuk gelombang Kelvin. Massa air hangat ini berbelok juga ke selatan sehingga sampai di pantai Peru dan Equador yang disebut dengan El Niño.
Karena massa air hangat bergeser ke tengah sampai timur tropis Pasifik maka Walker Circulation pun bergeser ke timur mengikuti posisi massa air yang hangat. Oleh karena massa air hangat di tengah Pasifik mengakibatkan evaporasi dan massa udara yg berisi uap air naik ke atmosfer maka terjadilah hujan di tropis tengah hingga timur Pasifik. Bahkan terjadi banjir di California dan hujan di pesisir sampai tengah Peru dan Equador yang biasanya kering.
Dampak dari fenomena ini terhadap wilayah Indonesia dan sekitarnya adalah ; karena udara di atmosfer kering maka terjadilah kemarau yang berkepanjangan. Sebagian wilayah mengalami gagal panen terutama wilayah timur Indonesia. Meskipun demkian terjadi intensitas upwelling yg cukup tinggi di wilayah selatan Jawa dan barat Sumatera yg tentu saja membawa dampak positif terhadap perikanan setempat. Sebaliknya, sepanjang fenomena ini, ekosistem di sekitar wilayah pesisir Peru dan Equador mengalami stress berat karena selain upwelling berkurang juga tibanya massa air hangat yang menyebabkan matinya larva ikan anchovy yang merupakan makanan ikan pelagis.
Selanjutnya proses sebaliknya adalah La Niña, fenomena ini diawali dengan menguatnya APT, sedangkan suhu muka laut di tropis barat Pasifik lebih hangat dan di tropis timur Pasifik (wilayah Peru dan Equador) jauh lebih dingin. Akibatnya atmosfer di tropis barat Pasifik mendapat uap air yang tinggi. Hal ini menyebabkan hujan lebat dan banjir di Indonesia dan Asia Tenggara, sedangkan di wilayah Pasifik timur terjadi kemarau dan kekeringan. La Niña cenderung terjadi lebih lama dibandingkan dengan El Niño. Periode tahun ini telah terjadi pada awal Juli 2010 dan menurut hasil prediksi akan berakhir pada awal tahun 2011. Beberapa situs menyebutkan bahwa wilayah Argentina yang merupakan eksportir produksi sereal terbesar itu mengalami masalah yang serius selama periode La Niña ini.



Secara sederhana fotosintesis dapat diartikan sebagai proses pemanfaatan energi matahari yang dilakukan oleh tumbuhan hijau untuk mengubah bahan kimia anorganik menjadi bahan makanan. Cahaya matahari yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah.
Selama proses fotosintesis dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Volume oksigen sebagai hasil proses fotosintesis dapat diukur. Oleh sebab itu, untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis dapat dilakukan dengan mengukur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.
Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. Peristiwa terjadinya fotosintesis berlangsung pada kloroplas. Kloroplas merupakan suatu organela yang di dalamnya terdapat zat hijau daun atau klorofil. Klorofil mampu menyerap spektrum warna yang dipancarkan oleh sinar matahari. Kloroplas terdapat pada jaringan pagar dan jaringan bunga karang.
Tetapi hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan, meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama, seperti fisika, kimia, maupun biologi sendiri.
Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya pada bagian stroma. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu.
Pada dasarnya, rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida).
Penggunaan Cahaya
Cahaya yang diserap daun 1-5% untuk fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun dan transpirasi. George Greenstein mengakui bahwa penyerapan cahaya dilakukan melalui eksitasi elektron dalam molekul ke keadaan energi yang lebih tinggi, dan hal yang sama terjadi pada molekul mana pun.
Lebih lanjut, cahaya tersusun dari foton, paket-paket energi, dan foton dengan energi yang salah sama sekali tidak dapat diserap.. Sebagaimana kenyataannya, terdapat kesesuaian yang sempurna antara sifat fisika bintang dan molekul. Andaikan kesesuaian tersebut tidak terpenuhi, tentu saja, tidak mungkin terdapat kehidupan.
Menurut Greenstein tidak ada tumbuhan yang mampu melakukan fotosintesis kecuali dalam batas yang sangat sempit dari panjang gelombang cahaya. Dan batasan tersebut persis dengan cahaya yang diberikan oleh matahari.
Keharmonisan antara sifat fisika bintang dan molekul klorofil yang dimaksud Greenstein adalah sebuah keharmonisan yang terlalu luar biasa untuk dijelaskan sebagai kebetulan. Hanya terdapat satu peluang dari 1025 kemungkinan bahwa matahari akan menyediakan jenis cahaya yang penting bagi kita, dan harus terdapat molekul dalam dunia kita yang mampu memanfaatkan cahaya itu. Keharmonisan sempurna ini merupakan bukti nyata rancangan yang disengaja dan direncanakan.
Reaksi terang terjadi pada grana (tunggal: granum), sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Dalam reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH).
Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan, hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis, yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm).
Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 – 700 nm), hijau kuning (510 – 600 nm), biru (410 – 500 nm) dan violet (< 400 nm). Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis.
Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. Kloroplas mengandung beberapa pigmen. Sebagai contoh, klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau.
Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang, sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron. Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis.


brain-control-computer-1232Netsains.Com – Otak adalah tempat di mana kita menyimpan berbagai memori atau ingatan hidup kita serta merupakan alat berpikir yang jauh lebih baik daripada otak binatang. Kita bisa menghapal lagu, mengingat cinta masa lalu yang indah, melamun yang tidak-tidak, berkonsentrasi mengerjakan soal ulangan, dan lain-lain semua melibatkan otak.
Karena otak adalah salah satu organ vital yang ada pada tubuh kita, maka sudah selayaknya kita menjaga dan merawat otak agar tidak tekor dan error. Otak yang eror bisa membuat orang menjadi gila, camen atau cacat mental, kurang waras, halusinasi, paranoid, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah tips cara menjaga dan merawat kesehatan otak manusia dari website organisasi.org tercinta :
1. Tidak Mengkonsumsi Narkoba dan Rokok
Dengan gemar merokok atau memakai narkoba otak akan rusak dan kehilangan fungsi-fungsinya. Selain itu otak jadi rentan terserang berbagai penyakit mulai dari yang ringan hingga yang berat. Ada perokok berat yang apabila tidak merokok maka dia tidak dapat berpikir dengan baik, namun semua itu hanya omong kosong yang merupakan sugesti saja. Hati-hati dan waspada pula dengan zat adiktif dan zat aditif yang dapat merusak otak kita.
2. Kurang Tidur Dan Mengistirahatkan Otak
Otak kita butuh istirahat yang cukup setelah seharian melakukan aktivitas baik yang ringan maupun yang berat. Sebaiknya jangan terlalu banyak berpikir yang berat-berat yang membutuhkan konsentrasi dan daya kerja otak yang maksimal. Istirahat otak bisa dengan melakukan sesuatu yang rileks seperti tidur-tiduran, dengan musik ringan, ngobrol sama teman dekat, nonton film komedi, dsb. Dengan tidur yang cukup selama 6 sampai 8 jam, maka otak akan dapat digunakan dengan maksimal.
3. Pola Makan Yang Salah Dan Tidak Sehat
Makanlah makanan yang bergizi dan cukup karena otak manusia membutuhkan suplai nutrisi yang cukup untuk melakukan pekerjaan dan untuk tumbuh berkembang. Biasakanlah sarapan setiap pagi dengan makanan yang tidak terlalu berat tetapi cukup gizinya. Jangan terlalu banyak makan sehingga kegemukan yang dapat menyumbat pembuluh otak. Konsumsi gula pun jangan terlalu berlebihan agar tidak menghalangi penyerapan protein dan gizi pada tubuh kita.
4. Kekurangan Oksigen dan Pencemaran Polusi Udara
Otak membutuhkan oksigen yang cukup untuk beraktivitas secara optimal. Hindari tempat-tempat yang memiliki polusi yang tinggi serta tempat yang tercemat udara atau asap beracun. Gunakan masker bila lama melakukan aktivitas di tempat berpolusi atau berasap namun jangan terlalu lama ditutup agar kita tidak keracunan karbondioksida. Perbaiki sirkulasi udara atau ventilasi udara jika ruangan yang ada terasa pengap dan sumpek.
5. Hindari Berpikir Terlalu Keras
Orang yang stres atau depresi biasanya otak dipakai terus-menerus memikirkan sesuatu yang tidak ada pangkal ujungnya sehingga badan pun akan terkena efek dampak negetifnya menjadi sakit. Bila anda stress / depresi sebaiknya langsung curhat atau melakukan bimbingan konseling dengan orang yang dapat dipercaya agar kita mendapat solusi / jalan keluar masalah tersebut atau minimal meringankan beban pikiran kita. Jika sedang sakit jangan banyak berpikir agar cepat sembuh.
6. Otak Tumpul / Tepo Karena Jarang Dipakai
Jika anda tidak mau punya masalah dengan lemah otak alias lemot, maka anda harus melatih otak kita dengan sering menggunakannya untuk berpikir yang merangsang stimulasi otak seperti dengan belajar, berpikir kritis, berdebat, bermain game puzzle, bermain musik, dan lain sebagainya. Jika jarang dipakai, otak pun akan lemah dan menyusut sehingga akhirnya kita jadi orang lemot dan tulalit tidak nyambung jika diajak bicara.
7. Lindungi Dan Jaga Kepala Dari Benturan Atau Cedera
Memang kenyataan di lapangan cukup konyol di mana banyak orang yang lalu lalang di jalan raya menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan pelindung kepala helm untuk melindungi kepala dari benturan saat tabrakan atau jatuh. Banyak orang yang mati atau gegar otak karena persoalan sepele tersebut. Anak-anak atau remaja pemuda tanggung terkadang sangat senang berperilaku bodoh di depan umum dengan melakukan tawuran masal walaupun tujuan awalnya hanya untuk terlihat keren di depan teman-teman bejadnya. Kepala mereka dan orang lain di sekitarnya bisa cedera karena lemparan batu dan benda-benda keras lainnya. Benturan keras di kepala bisa merusak otak kita, oleh karena itu lindungi selalu kepala kita dari benturan.
Semoga artikel biologi ini dapat berguna dan membantu anda menjaga fungsi otak anda hingga kakek nenek nanti.


Netsains.Com – Beberapa pekan yang lalu dalam sebuah acara multi-talent di tv nasional Jerman, seorang memperagakan keahliannya. Bukan bakat menyanyi ataupun tarian, melainkan keahlian mengendalikan kentutnya. Iya, kentut dijadikan sebagai salah satu peragaannya.
Berbagai variasi bunyi-bunyian dikeluarkan dan diakhir pertunjukannya, dia melepaskan jarum teropong yg diarahkan dari pantatnya ke balon, dan pecahlah balon tersebut. Penonton pun bersorak gembira dan tak sedikit yang hampir muntah dibuatnya. Nah dalam tulisan ini, saya ingin mengajak anda untuk menyelami fakta-fakta diseputaran kentut.
Asal muasal dan komposisi kentut
Gas dalam usus kita berasal dari beberapa sumber yakni udara yang kita hirup, gas yang merembes ke dalam usus dari darah, gas yang diproduksi oleh reaksi kimia dalam usus, dan gas yang diproduksi oleh bakteri yang hidup dalam perut kita. Komposisi material kentut pun sangat bervariasi. Sebagian besar udara yang kita hirup, khususnya komponen oksigen, diserap oleh tubuh sebelum gas masuk ke usus. Pada saat udara mencapai usus besar, sebagian besar dari apa yang tersisa adalah nitrogen. Reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus dapat menghasilkan karbon dioksida, yang juga merupakan komponen dari udara dan produk dari aksi bakteri.
Bakteri juga menghasilkan hidrogen dan metana. Namun proporsi relatif dari gas-gas yang muncul dari pembukaan anus bergantung pada beberapa faktor, misalnya apa yang kita makan, berapa banyak udara yang kita hirup, apa jenis bakteri yang kita miliki dalam usus kita, dan berapa lama kita bertahan untuk kentut. Semakin lama kentut ditahan dan dilakukan ‘diam-diam’ didalam, semakin besar proporsi nitrogen inert yang terkandung, karena gas-gas lain cenderung diserap ke dalam aliran darah melalui dinding usus.
Orang-orang mungkin juga bertanya-tanya mengapa gas kentut keluar dari anus. Kentut melakukan perjalanan turun mengarah ke anus karena gas memiliki densitas lebih rendah dari cairan dan padatan, dan karena itu harus dapat berjalan ke atas.Usus yang meremas isinya ke arah anus dalam serangkaian kontraksi, proses yang disebut gerak peristaltik. Proses ini dirangsang oleh makan, itulah sebabnya mengapa kita sering ingin membuang kotoran dan kentut setelah aktivitas makan. Gerak peristaltik menciptakan zona tekanan tinggi, memaksa semua isi usus, termasuk gas, untuk bergerak ke arah daerah tekanan rendah, yang menuju anus.
Yang perlu anda ketahui tentang kentut!
Bau kentut berasal dari sejumlah kecil campuran gas hidrogen sulfida dan mercaptans. Senyawa ini mengandung sulfur dan senyawa kaya Nitrogen yang juga menambah bau kentut. Makanan yang kita serap juga berpotensi menyumbang tingkat ‘keharuman’ dari kentut, misalnya kembang kol, telur dan daging, sedangkan biji-bijian hanya menghasilkan kentut dalam jumlah besar namun tidak menimbulkan bau. Suara yang dihasilkan berasal dari getaran pembukaan dubur. Suara tergantung pada kecepatan pelepasan gas dan ketatnya otot-otot anus. Rata-rata, seseorang memproduksi sekitar setengah liter gas kentut per hari, yang didistribusikan melalui rata-rata sekitar empat belas kentut sehari-hari.
Indikasi kesehatan dari seseorang dari bau kentut masih banyak dalam perdebatan. Banyak sekali perbedaan pendapat yang satu ini. Tentu saja, orang-orang percaya selama berabad-abad bahwa menahan kentut akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pada zaman dahulu, Kaisar Claudius bahkan mengesahkan undang-undang yang melegalkan seseorang untuk kentut di perjamuan, karena meyakini hal ini berhubungan dengan kesehatan masyarakat. Ada keyakinan bahwa seseorang bisa menghasilkan racun dalam tubuhnya atau tertular penyakit dengan menahan kentutnya. Tapi ahli dokter moderen mengatakan bahwa tidak ada salahnya untuk menahan kentut. Kentut tidak akan menjadi racun, kentut hanyalah komponen alami dari isi usus. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah bahwa mungkin akan mendapatkan sakit perut dari tekanan gas yang ditimbulkan dari menahan kentut tadi. Namun ada pula pendapat lain bahwa upaya yang berlebihan untuk menahan kentut dapat menyebabkan wasir.


Tanya:
Saya masih bingung mengenai mekanisme fotosintesis pada tumbuhan itu sebenarnya,, bagaimana keterkaitannya dengan sinar matahari? Berapa kapasitas yang dipakai? Tolong beri petunjuk dan arahannya.
Erie

Jawab:

Jawaban ini adalah lanjutan dari jawaban sebelumnya.
Baru baru ini Departemen Energi AS telah meluncurkan inisiatif ‘fotosintesis buatan’. Proyek ambisius ini bertujuan untuk mengembangkan, meningkatkan, dan akhirnya komersialisasi teknologi yang mengkonversi langsung cahaya matahari menjadi hidrogen dan bahan bakar lainnya.
Sejumlah 122 juta USD telah dianggarkan untuk badan JCAP (Joint Center for Artificial Photosynthesis) selama periode 5 tahun. Administrasi JCAP dikelola bersama oleh California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena dan Lawrence Berkeley National Laboratory di Berkeley, California.
Direktur JCAP, Prof. Nate Lewis, mengatakan bahwa matahari adalah sumber energi terbesar. Masalahnya, cahaya matahari hanya bisa diakses pada waktu tertentu. Diharapkan, JCAP nanti bisa menelurkan metode untuk konversi energi matahari ke energi kimia / chemical fuels yang bisa disimpan, dipindahkan, dan tersedia dalam 24 jam/sehari. Itulah idealnya tujuan dari JCAP, dan secara biaya proses ini harus terjangkau.
JCAP sendiri adalah bagian kedua dari tiga inovasi energi besar (Energy Innovation Hubs) yang semuanya direncanakan untuk dimulai tahun ini. Semuanya adalah inisiatif dari Steven Chu, secretary of energy AS. Amerika Serikat rupanya benar-benar serius dalam upaya mereka mengoptimalkan sumber energi alternatif selain minyak bumi.
Beberapa bagian awal dari proyek ini mulai nampak. Salah satunya, partikel-partikel berukuran kecil pengumpul cahaya yang dapat disertakan pada membran untuk menyerap energi dan memisahkan karbondioksida dan molekul air. Fotosintesis buatan memungkinkan penggunaan photon dari matahari untuk mendorong proses konversi kimia ‘nirkabel’ untuk menghasilkan energi. Berbeda dengan yang dilakukan oleh photovoltaic cells: menangkap photon dan menghasilkan listrik.
Produk akhir dari fotosintesis buatan itu sendiri bukanlah gula, seperti pada tumbuhan. Hasilnya adalah bahan bakar bebas karbon, utamanya hidrogen dan metanol. Ini bisa juga dikonversi menjadi bahan bakar cair lain sebagai pengganti bahan bakar minyak. Proyeksi ke depannya untuk produk akhir, dapat berupa bahan bakar padat energi yang dioptimalkan untuk kendaraan tertentu, seperti pesawat terbang.
Sumber Hidrogen
Temuan baru dari tim peneliti dari University of Tennessee, Knoxville , dan Oak Ridge National Laboratory, bagaimanapun, menunjukkan bahwa fotosintesis – proses dimana tumbuhan beregenerasi menggunakan energi dari matahari – dapat berfungsi sebagai yang berkelanjutan, sumber bersih dari hidrogen.
Tim yang dipimpin oleh Barry Bruce, seorang profesor biokimia dan biologi seluler dan molekuler di UT Knoxville, menemukan bahwa mesin dalam fotosintesis dapat diisolasi dari ganggang tertentu dan, ketika digabungkan dengan katalis platinum, mampu menghasilkan pasokan hidrogen bila terkena cahaya.
Temuan ini diuraikan dalam seminggu masalah ini jurnal Nature Nanotechnology. Bruce, yang menjabat sebagai associate director untuk UT Knoxville’s Berkelanjutan Energi dan Pendidikan Research Center, mencatat bahwa kita sudah mendapatkan sebagian besar energi kita dari fotosintesis, meskipun tidak langsung.
Bahan bakar fosil saat ini pernah, jutaan tahun yang lalu, yang kaya energi pertumbuhan tanaman hal yang juga didukung oleh matahari melalui proses fotosintesis. Ada upaya untuk mempersingkat proses ini, yaitu melalui penciptaan bahan bakar biomassa yang panen tanaman dan mereka hidrokarbon rahasia menjadi etanol atau biodiesel.
“Biofuel sebagai banyak orang memikirkannya sekarang – panen tanaman dan mengkonversi bahan kayu mereka menjadi gula yang mendapat disuling ke dalam cairan yang mudah terbakar – mungkin tidak dapat menggantikan bensin sebagai sumber utama bahan bakar,” kata Bruce. “Kami menemukan bahwa proses kami lebih langsung dan memiliki potensi untuk menciptakan lebih banyak kuantitas bahan bakar menggunakan kurang banyak energi, yang memiliki berbagai manfaat.”
Keuntungan utama dari metode’s Bruce adalah bahwa hal itu memotong dua perantara kunci dalam proses konversi menggunakan solar ‘kemampuan tanaman. Orang tengah pertama adalah waktu yang diperlukan untuk pabrik untuk menangkap energi matahari, tumbuh dan berkembang biak, kemudian mati dan akhirnya menjadi bahan bakar fosil.
Orang tengah kedua adalah energi, dalam hal ini sejumlah besar energi yang diperlukan untuk bertani, panen dan pabrik bahan proses menjadi biofuel. Melewati dua pilihan dan langsung dengan menggunakan tanaman atau ganggang built-in tata surya untuk membuat bahan bakar bersih bisa menjadi langkah besar ke depan.
Ilmuwan lain telah mempelajari kemungkinan menggunakan fotosintesis sebagai sumber hidrogen, namun belum menemukan cara untuk membuat reaksi terjadi efisien pada temperatur tinggi yang akan ada dalam sistem besar yang dirancang untuk memanfaatkan sinar matahari.
Bruce dan koleganya menemukan bahwa dengan memulai dengan ganggang biru-hijau termofilik, yang nikmat suhu hangat, mereka bisa mempertahankan reaksi pada temperatur 55 derajat C tinggi, atau 131 derajat F. Itulah kira-kira suhu di gurun kering dengan tinggi iradiasi matahari, dimana proses akan paling produktif. Mereka juga menemukan proses lebih dari 10 kali lebih efisien karena suhu meningkat.
Pengatur cahaya matahari dan molekul tumbuh-tumbuhan, yang telah menciptakan keduanya dalam keharmonisan, sesuai dengan yang diungkapkan di dalam Al Quran: “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama yang Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS. Al Hasyr, 59: 24)


Netsains.Com – Pubertas pada anak perempuan lebih memasuki usia muda dibanding beberapa dekade yang lalu, demikian menurut sebuah studi. Peneliti tidak yakin sebab dari pubertas awal, namun mereka mengasumsikan beberapa faktor, yaitu genetik, kimia lingkungan, dan peningkatan kadar lemak/obesitas.
Studi tahun 1997 menunjukkan trend penurunan usia pubertas bagi gadis, dan juga studi yang sama di Denmark menunjukkan hal yang demikian. Penelitian ini dilakukan untuk konfirmasi ulang penelitian yang sudah lebih dari 10 tahun itu. Riset ini telah dipublikasi pada jurnal pediatrik
Perkembangan Payudara
Penemuan baru ini berdasarkan pemeriksaan terhadap 1200 gadis berusia 6 sampai 8 tahun dari 3 kota di USA. Profesional wanita terlatih telah mengamati gadis-gadis tersebut terhadap tanda pubertas, termasuk perkembangan payudara pada bagian tertentu. Hasil studi ini menunjukkan bahwa 10.4 persen dari gadis non-hispanik kulit putih telah memulai pubertas pada usia 7 tahun, dibandingkan 23.4 persen pada kulit hitam, dan 14,9 persen pada hispanik. Diantara gadis 8 tahun, pubertas telah dimulai pada 18.3 persen dari gadis non-hispanik kulit putih, 42.9 persen kulit hitam, dan 30.9 persen gadis hispanik.
Penyebab Pubertas Awal

Obesitas anak merupakan bagian dari masalah ini. Satu dari perbedaan besar diantara dua studi, menurut Biro, adalah ‘body mass index’ (BMI: relasi perhitungan berat seseorang terhadap tinggi mereka), dengan gadis dalam studi yang sekarang memiliki angka BMI lebih tinggi daripada sebelumnya. Rata-rata, gadis di USA memiliki BMI lebih tinggi daripada 20-30 tahun yang lalu. Tidak hanya obesitas, namun BMI juga naik. Faktor lingkungan juga dapat memainkan peranan. Beberapa produk rumah tangga dan pestisida memiliki distruptor endokrin, yang merupakan kimia sintetis yang jika diabsorpsi tubuh akan dapat memblok hormon atau mengganggu kerja normal hormonal, seperti pertumbuhan dan kematangan. Namun, hal ini belum ada bukti yang konklusif.
Resiko kesehatan

Studi tersebut dilakukan sebagai bagian dari program riset kanker payudara, karena umur peride menstruasi pertama yang lebih muda, memiliki keterkaitan dengan resiko tinggi dalam terkena kanker payudara. Analisis dari studi di masa sebelum menunjukkan bahwa bagi perempuan premenopause dan postmenapouse, resiko kanker payudara menurun 9 persen dan 4 persen, secara berturutan, setiap periode pertama menstruasi ditunda. Analisis ini telah dipublikasi tahun 2002 di Jurnal Kanker Britania raya.

Diberdayakan oleh Blogger.